Sabtu, 31 Oktober 2015

Surat Al-Qodr

     Di dalam Al Quran Alloh S.W.T memberikan keistimewaan-keistimewaan tersendiri dari surah-surah yang diturunkan oleh Alloh kepada para nabinya.

Termasuk di dalamnya adalah Surah Al-Qodr, Alloh memberikan keistimewaan yang sangat terhadap surah tersebut. Mengapa demikian? Karena Al Quran pada malam iti diturunkan. Pada malam itu Alloh memberikan kemuliaan yang berlipat ganda sebagai bentuk penghormatan terhadap Al Quran. Oleh karenanya malam itu dinamakan malam Lailatul Qodr. Surah Al-Qodr merupakan Surah  ke-97 dan terdapat pada Juz 30.

Sabtu, 24 Oktober 2015

Iman Kepada Qadha dan Qodar



      Bila anda mengamati orang-orang dan teman-teman di sekelilingmu, maka akan terlihat bahwa Allah SWT telah menciptakan setiap manusia dalam keadaan yang tidak sama antara yang satu dengan yang lain. Ada yang laki-laki dan ada pula yang perempuan, ada yang tampan dan ada yang kurang tampan, ada yang cantik dan ada pula yang kurang cantik. Ada yang berambut pirang, berambut hitam, ada yang berambut lurus, dan ada pula yang keriting. Ada yang berkulit putih, sawo matang, dan ada yang berkulit hitam. Ada sangat cerdas dan ada pula orang yang idiot. Seseorang tidak pernah meminta dilahirkan untuk menjadi bangsa Indonesia, bangsa Malaysia, Cina, Arab, Amerika, atau bangsa manapun. Semua itu merupakan ketetapan penciptaan Allah SWT yang sering kita sebut dengan takdir.

Iman kepada Hari Akhir

Pengertian Hari Akhir


Hari Akhir disebut juga dengan hari kiamat, hari akhir adalah hari berakhirnya kehidupan atau kehancuran dunia. Kamu pasti sudah tahu bukan? Karena kejadian hari akhir banyak sekali diterangkan di dalam Al-Quran. Kamu sebagai muslim tentunya harus mempercayai bahwa hari akhir pasti akan datang, karena bagian dari rukun iman yang kelima yaitu percaya pada hati akhir atau kiamat, tidak percaya adanya hari akhir bisa menyebabkan seseorang menjadi kafir. Jadi, tidak ada alasan lagi bagi setiap muslim untuk mengingkari adanya hari akhir.

Alloh S.W.T berfirman :


“ Wa annas-sa’ ata atiyatul la raiba fiha, wa annallaha yab’asu man fil-qubur “

Artinya :  “ Dan sesungguhnya hati kiamat itu Pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Alloh membangkitkan semua orang di dalam kubur “. (Al-Hajj : 7)

Sabtu, 10 Oktober 2015

Hakekat Sholat

Hakekat Sholat
Pendahuluan


Sholat atau Sembahyang merupakan ibadah yang asasi kepada umat Islam. Ketentuan Sholat telah termaktub sebagai Rukun Islam. Pensyari’atan ibadah Sholat adalah satu hal yang istimewa berbanding dengan ibadah lain seperti Puasa, Zakat, Haji dan lain-lain lagi.
Sholat adalah suatu anugerah dari Alloh S.W.T kepada Manusia untuk dilaksanakan sebagai perintah wajib secara Qatie sebagai tanda kesyukurannya kepada Pencipta Yang Maha Esa. Meskipun Ungkapan Sholat sehari semalam 5 kali begitu mudah untuk diungkapkan oleh lisan manusia, namun dari segi prakteknya begitu sukar dan berat untuk dilaksanakannya.
Zaman sekarang ini Ibadah Sholat terbagi dalam dua golongan yaitu :

Jumat, 09 Oktober 2015

Mengenal 20 Sifat Alloh

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.



Ilmu Aqidah (Tauhid) adalah hal yang penting yang harus dipelajari setiap muslim. Ilmu aqidah harus dipelajari terlebih dahulu sebelum kita mempelajari yang lain seperti ilmu fiqh (fiqh ibadah seperti wudhu, sholat, puasa,dll), ilmu akhlak, dan sebagainya.
Diwajibkan atas setiap mukallaf (baligh, berakal, dan menerima informasi tentang Islam) untuk mempelajari ilmu agama yang ia butuhkan seperti masalah aqidah (keyakinan), sholat, puasa, zakat, haji, dan lain – lain.
Allah SWT berfirman . (QS. Azzumar : 9) :
Artinya : ”Katakanlah: Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”.

Selasa, 06 Oktober 2015

Antara Shalat dan Dzikir

Shalat itu lebih utama dari dzikir
Namun sebagian kalangan menempatkan dzikir sesudah shalat itu lebih utama dari shalat. Yang terjadi, mereka berdzikir bisa sampai satu jam setelah shalat wajib. Sedangkan shalatnya saja cepat, hanya 5 menitan. Malah ada yang dzikirnya sampai ribuan namun sayang tidak shalat. 




Allah Ta’ala berfirman,

اَتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Ankabut: 45)

Penjelasan berikut kami sarikan dari penjelasan Syaikh As-Sa’di dalam Taisir Al-Karim Ar-Rahman (hal. 669) mengenai ayat di atas.

Kedudukan Shalat dalam Islam

Kedudukan Shalat dalam Islam

Shalat mempunyai peranan penting dalam hidup kita, diantaranya :

1. Shalat adalah tiang Agama, Agama tidak dapat tegak tanpa shalat.
Diriwayatkan dalam hadist Mu’az RA, sesungguhnya Rosullulah SAW bersabda :
“  Pokok Segala perkara adalah Islam, Tiangnya adalah Shalat, sedangkan puncaknya    adalah Jihad “.

2.  Amalan manusia yang pertama di hisab (di hari Kiamat).
Dari Anas RA, Rosullulah SAW bersabda :
“  Yang paling pertama di hisab pada seorang hamba di hari kiamat adalah Shalat. Jika (Shalatnya) baik, maka baiklah seluruh amalanya, sedangkan Jika (Shalatnya) buruk, maka buruklah seluruh amalannya. “

Adab Ke MAsjid

Adab-Adab Ketika Di Masjid

Masjid adalah rumah Allah yang berada di atas bumi. Memiliki kedudukan yang agung di mata kaum muslimin karena menjadi tempat bersatunya mereka ketika shalat berjamaah dan kegiatan beribadah lainnya. Umat Islam senantiasa akan mulia manakala kembali memakmurkan masjid seperti halnya generasi salaf dahulu.

Sebagai rumah dari rumah-rumah Allah Ta’ala yang mempunyai peranan vital, ada beberapa etika yang telah digariskan oleh Islam ketika berada di dalamnya. Antara lain :

Adab Bertetangga


Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa ada interaksi dengan manusia lainnya. Maka, kehadiran tetangga dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim sangat dibutuhkan. Allah Ta’ala berfirman,

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ

Artinya: Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh.” (QS. An Nisa: 36).